Aksi Balap Liar Resahkan Warga, Aparat Diminta Bertindak Tegas

81
Foto ilustrasi. /ist

Kotamobagu, MEDGO SULUT – Hingga hari kedua Ramadhan, aksi balap liar masih ada di Kota Kotamobagu. Beberapa remaja tanggung tak segan menarik gas sepeda motor mereka habis-habisan selepas sholat Subuh, sehingga mengganggu umat Islam yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Aksi ini memunculkan protes sebagian warga yang daerahnya dijadikan lintasan balap liar, khususnya yang tinggal di sepanjang Jalan Veteran Kelurahan Motoboi Kecil menuju Kelurahan Matali, lantaran bisingnya suara knalpot racing para pembalap liar.

Warga meminta aparat untuk menindak tegas para pelaku. Apalagi Bulan Ramadhan, dan masih dalam anjuran pemerintah tetap di rumah selama wabah Covid-19.

“Iyo eh, riki mo mangaji akang klar sembayang subuh so taganggu deng suara knalpot racing,” ujar salah satu warga Motoboi Kecil, yang meminta namanya tak ditulis.

“Tolonglah aparat untuk menindak aksi balap liar ini, karena sangat mengganggu ibadah puasa yang hanya dilaksanakan di rumah,” ujar warga dilansir dari MediaTotabuan.

Menindaklanjuti keluhan warga, Satlantas Polres Kotamobagu mengimbau kepada orang tua agar tidak memberikan kendaraan jenis apapun kepada anak-anak usia 17 tahun ke bawah.

“Apalagi di awal tahun ini sudah ada beberapa anak di bawah umur yang mengalami kecelakaan dan mengakibatkan korban meninggal dunia,” Kanit Laka Lantas Satlantas Kotamobagu Iptu Sugianto, Sabtu (25/4/2020).

Menurutnya, kecelakaan berawal dari pelanggaran. Apalagi saat ini ada imbauan pemerintah terkhusus wilayah Kotamobagu untuk memutuskan perkembangan virus Covid 19 atau Virus Corona.

“Bila ditemukan adalagi balap liar, akan ditindak dan diamankan kendaraanya,” tegasnya.

 

(*/MDG-09)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here