Bawaslu Manado: Pilkada Penting, Tapi Keselamatan Penyelenggara Jauh Lebih Penting

  • Bagikan
Taufik Bilfaqih, Anggota Bawaslu Manado.

Manado, MEDGO SULUT – Bawaslu Manado dipastikan siap menghadapi tahapan Pilkada Serentak yang akan digelar 9 Desember 2020.

Menurut Komisioner Bawaslu Manado Taufik Bilfaqih, komitmen untuk menggelar Pilkada berkualitas, meminimalisir potensi pelanggaran, serta menghasilkan produk kontestasi politik yang sehat, menjadi konsentrasi kerja Bawaslu.

“Sejak diumumkan tahapan pilkada dilanjutkan di tengah pandemi, seluruh badan adhoc Bawaslu, baik Panwaslu Kecamatan hingga pengawas kelurahan serta PPK dan PPS telah diaktifkan, dan siap mengawasi proses tahapan Pilkada 2020,” ujar Taufik.

LIHAT JUGA  Update 28 Juni, Sulut 1057 Kasus Positif Corona

“Tahapan terdekat yang menjadi kerja para penyelenggara adalah verifikasi faktual calon perseorangan, serta agenda pembentukan petugas pantarlih untuk memutakhirkan data pemilih,” tambahnya.

Namun, lanjutnya, mempertimbangkan keselamatan penyelenggara di masa tahapan yang juga sedang dilanda pandemi, perlu mendapat perhatian serius.

“Fase ini, membuat para penyelenggara dan rakyat akan bertemu. Meski dipastikan harus protap pencegahan covid-19, aktivitas tersebut benar-benar menjadi perhatian serius. Tadinya, Bawaslu mengawasi teknis tahapan, kini, Kita pun harus mengawasi KPU dan jajarannya untuk beraktivitas sebagaimana prosedur tetap mewaspadai corona,” paparnya.

LIHAT JUGA  Sulut 892 Positif Corona, Ini Rincian Kasus Baru 24 Juni 2020

Artinya, meski tidak tertulis, nampaknya Bawaslu bertambah tugas untuk mengawasi mekanisme protap tersebut. Bisa saja kan, Bawaslu merekomendasikan ke KPU untuk tidak boleh melakukan tahapan ini itu, atau menyarankan membatalkan keputusan ini itu tapi bukan karena masalah teknis kepemiluan, melainkan hanya karena problem teknis ke-corona-an.

“Jika jajaran petugas verifikasi faktual pendukung calon perseorangan tidak dibekali APD, bukan tidak mungkin Bawaslu Manado akan merekomendasikan KPU agar tahapan tersebut digeser,” jelasnya.

“Pilkada penting, tapi keselematan penyelenggara jauh lebih utama,” pungkasnya.

LIHAT JUGA  Sulut 784 Positif Corona, Ini Rincian Kasus Baru 19 Juni 2020

 

[MDG-09]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *