Demlot Padi Kodim 0718/Pati Mulai Membuahkan Hasil

45

Pati, MEDGO – Dalam rangka program ketahanan pangan, Kodim 0718/Pati melaksanakan panen Demplot Padi milik Kodim 0718/Pati yang berlokasi di Dukuh Jolali, Desa Karangwage, Kecamatan Trangkil yang bertajuk “Melalui Pembinaan Ketahanan Pangan Wujud Kepedulian TNI AD Terhadap Perekonomian Bangsa”, Jumat, (3/7/2020).

Acara panen dengan menggunakan dua unit mesin pemanen padi (cobine) tersebut dihadiri langsung oleh Dandim 0718/Pati Letkol CZi Adi Ilham Zamani, S.E, M.I.Pol, didampingi perwira staf Kodim, Danramil 21/Trangkil Lettu inf Suwoyo, Kades Karangwage Teguh utama, PPL Desa Karangwage, dan Ketua Gapoktan Tani Mulyo Sutowo.

Program ketahanan pangan dari komando atas yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali ini sengaja dipilih diwilayah kecamatan Trangkil dengan pertimbangan diwilayah tersebut memiliki sistem irigasi yang memadai, bahkan menurut keterangan Sunarto salah satu pemilik sawah, dalam satu tahun didaerah tersebut mampu melaksanakan panen sebanyak tiga kali. Selain mengandalkan air hujan pada musim penghujan, diwilayah ini pada musim kemarau juga mengandalkan pengairan dari sumur bor yang mampu mencukupi kebutuhan selama musim tanam ketiga (musim Kemarau).

Kepada media, Dandim 0718/Pati Letkol CZi Adi Ilham Zamani, S.E, M.I.Pol mengatakan, “Syukur allhamdulillah pagi ini kita bersama-sama mengikuti kegiatan Panen padi di Demplot milik Kodim 0718/Pati seluas sekitar 1 Hektar jenis varietas Inpari 32.”

“Ini merupakan program kegiatan yang dimiliki Kodim Pati yakni memiliki sawah atau lahan yang digunakan untuk tanaman padi, dan saat ini kita sudah melaksanakan panen, mudah-mudahan hasil panen kali ini bisa maksimal,” ungkap Dandim.

Perwira Seksi Teritorial Kodim 0718/Pati Kapten Inf Kusmiyanto juga menambahkan, untuk Demplot yang dikelola Kodim Pati pada panen kali ini dengan sitem sewa tanah luas lahan 1 Hektar jenis tanaman Inpari 32 memperoleh hasil sekitar 7,7 Ton.

“Untuk sawah yang kita tanami padi ini adalah menyewa dari petani, selanjutnya pemrosesan padi kita titipkan pada pihak ketiga (Penggilingan padi) yang merupakan mitra Kodim dan beras tersebut akan kita simpan suatu saat akan kita gunakan untuk kegiatan bantuan sosial apabila terjadi bencana alam,” terang Kapten Kusmiyanto.(Snpt.Pendim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here