Ini Motif Penikaman Maut Sopir Angkot di Gunung Potong Manado

340
Kolase Medgo Sulut.

Manado, MEDGO SULUT – Tidak sampai 24 jam, tersangka dan motif kasus penikaman berujung kematian korban sopir mikro (angkot, red) an Mohamad Zulfikar Limpaton pada Sabtu (6/6/2020) pagi sekitar pukul 08.24 wita, berhasil diungkap tim gabungan kepolisian (Tim Maleo Polda Sulut, Tim Resmob Macan Polresta Manado, dan Tim Paniki Polresta Manado).

Dikutip dari grup team Maleo Polda Sulut, diduga hanya karena tersinggung dengan bunyi gas mobil korban, para pelaku lalu mengejar korban dan menikamnya hingga meninggal dunia.

Menurut pengakuan pelaku yang sudah tertangkap, kronologinya berawal pada Sabtu (06/06/2020) sekitar pukul 01.00 dini hari, para tersangka terdiri dari FK alias Farel, AR alias Ale, RK alias Aping, Adk, MF alias Ikbal, MM alias Lana, F alias Aan dan Mr.x tengah melakukan pesta miras di pinggir jalan kelurahan Kombos Timur Lingkungan V (Kampung Daluga) sampai sekitar pukul 07.00 WITA.

Selanjutnya, para tersangka dengan menggunakan sepeda motor pergi ke arah Sindulang.

Namun, pada saat para tersangka berhenti di depan Diler Honda Singkil, melintas korban yang sedang mengendarai mikrolet.

Foto dari laman grup Team Maleo Polda Sulut.

Menurut keterangan tersangka, pada saat korban melintas, korban menggeber gas mobil mikrolet, sehingga membuat para tersangka tersinggung dan langsung mengejar korba.

Dan akhirnya, korban dicegat di depan Pizza Hut Gunung Potong dan langsung ditikam oleh tersangka sebanyak 4 kali. Kemudian para tersangka melarikan diri.

Namun 2 tersangka berhasil ditangkap oleh anggota Polisi yang pada saat itu melintas di TKP.

Untuk diketahui, tersangka yang sudah diamankan 3 orang masing-masing FK (pelaku utama 3 tikaman) menyerahkan diri di Sektor Singkil, AR (pelaku utama 1 tikaman), Rafly Kadir alias Aping (membawa motor). Sementara tersangka lainnya dalam pengejaran, dan diimbau segera serahkan diri.

[*/MDG-09]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here