Kapolda Sulut Perintahkan Tindak Tegas Penimbun Sembako

13
Kapolda Perintahkan Jajarannya Menindak tegas Penimbun sembako

Sulut, MEDGO.ID — Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Samrat 2021, pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Polda Sulut menggelar Latihan Pra Operasi atau Latpraops.

Kegiatan ini dilaksanakan di aula Tribrata Polda Sulut, Jumat (30/4/2021), dan dibuka oleh Kapolda Sulut Irjen Pol. Nana Sudjana.

“Latpraops ini untuk menyamakan persepsi dan pola pikir aparat Polda Sulut yang akan melaksanakan pengamanan Idulfitri dan pencegahan Covid-19, sekaligus untuk meningkatkan kemampuan anggota dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” ujar Kapolda.

LIHAT JUGA  Kapolda Sulut : Semua Pihak Harus Bekerja Keras Cegah Covid

Dalam operasi nanti, selain melaksanakan pengamanan Idul Fitri 1442 H, Operasi Ketupat Samrat Polda Sulut ini juga fokus terhadap pencegahan penyebaran Covid-19. Untuk itu dia berharap anggotanya bisa bekerja dengan maksimal menjalankan tugas itu.

“Tidak hanya fungsi tertentu tapi seluruh fungsi, baik fungsi preemtif, preventif dan represif,” ujar Kapolda.

LIHAT JUGA  "Database Anggota Polri Bocor Adalah Informasi Hoax"

Kapolda juga mengatakan, pengamanan hari raya ini bukan hanya tugas Polri semata, namun juga seluruh instansi terkait harus ikut andil dalam melaksanakan pengamanan hari raya. Menjelang hari raya, aktifitas masyarakat semakin meningkat, aktifitas perdagangan, transportasi akan meningkat.

“Hal ini akan menjadi kesempatan bagi pelaku kriminal untuk melakukan aksinya. Kepada personel untuk melakukan operasi pasar, termasuk oknum yang melakukan penimbunan sembako,” ujar Kapolda.

Terkait aturan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah, Kapolda Sulut menegaskan mendukung sepenuhnya dengan melakukan upaya-upaya seperti imbauan dan sosialisasi, termasuk upaya penyekatan di daerah perbatasan.

LIHAT JUGA  Terbitkan Telegram, Kapolri Minta Kasatgas dan RS Koordinasi Lakukan Swab Pasien PDP Covid-19

Kapolda juga meminta Polres yang langsung berbatasan dengan Provinsi Gorontalo, yaitu Bolmong Selatan dan Bolmong Utara untuk berkoordinasi dengan Forkopimda masing-masing, dan melakukan penyekatan.

“Setiap masyarakat yang akan mudik kita putarbalikkan. Lakukan secara persuasif, berikan mereka pengertian dengan baik,” ujar mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Penyekatan ini semata mata untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam pelarangan mudik, guna mencegah penyebaran Covid-19. Kapolda juga mengimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.

“Semoga operasi nanti bisa memberikan kenyamanan bagi masyarakat, terutama yang akan merayakan Idul Fitri,” ujarnya didampingi sejumlah pejabat Polda Sulut.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here