Pakar AS: Pasien Covid-19 yang Sembuh Miliki Kekebalan Tubuh Setahun

  • Bagikan
Petugas gawat darurat mengeluarkan pasien dari mobil di North Shore Medical Center, rumah sakit khusus yang merawat pasien virus corona (COVID-19) di Miami, Florida, 14 Juli 2020.

Seorang pakar penyakit Amerika Serikat (AS) mengatakan para pasien yang sembuh dari Covid-19, kemungkinan kebal dari penyakit itu selama sedikitnya setahun.

Mantan pejabat Badan Pangan dan Obat-obatan (Food and Drug Administration/FDA), Dr. Scott Gottleib, berbicara di stasiun TV CBS pada Minggu (16/8) mengenai temuan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Prevention and Disease Control/CDC) bahwa pasien yang sembuh dapat dipastikan kebal selama tiga bulan.

“Namun kemungkinan Anda akan memiliki periode imunitas antara enam sampai 12 bulan. Akan sangat beragam. Sebagian orang memiliki imunitas yang lebih rendah, sebagian lebih besar,” kata Gottleib.

LIHAT JUGA  Jadi 71, Ini Data Kasus Baru Positif Corona di Sulut

“Namun kabar baiknya adalah bahwa mereka bisa mendokumentasikan bahwa orang-orang akan memiliki imunitas. Mereka tidak akan terinfeksi lagi setelah sembuh selama sedikitnya tiga bulan dan bisa jadi lebih lama dari itu,” imbuhnya.

Namun Gottlieb memperingatkan bahwa Covid-19 disebut virus corona baru karena alasan tertentu, yaitu masih banyak yang dokter belum ketahui.

Jumlah kematian akibat virus corona di AS mendekati 170 ribu. Para pakar di Institut Metrik Kesehatan Universitas Washington memprediksi bahwa angkanya akan mencapai 186 ribu pada 1 September dan lebih dari 390 ribu pada 1 Desember.

LIHAT JUGA  31 Orang Sembuh, Ini Data Sebaran Covid-19 Kabupaten/Kota di Sulut

Para pakar kesehatan kesulitan meyakinkan banyak orang untuk mengenakan masker dan melakukan jaga jarak untuk memperlambat penyebaran penyakit itu. [vm/ft]

Sumber : voaindonesia

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *