Edaran Terbit, Ini Panduan New Normal di Tempat Ibadah

191

Jakarta, MEDGO SULUT – Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 di Masa Pandemi, Kementerian Agama menerbitkan Surat Edaran (SE) nomor 15 tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah lbadah.

Berdasarkan SE tersebut, rumah ibadah yang bisa menjalankan kembali kegiatan ibadah secara berjamaah hanya pada daerah yang aman dari Covid-19. Hal itu dibuktikan melalui angka reproduksi (R0) dan reproduksi efektif (RT).

“Hal itu ditunjukkan dengan Surat Keterangan Rumah Ibadah Aman Covid dari Ketua Gugus Tugas Provinsi/ Kabupaten/ Kota/ Kecamatan sesuai tingkatan rumah ibadah dimaksud,” tulis SE yang ditetapkan 29 Mei 2020 lalu.

Rumah ibadah mengajukan surat permohonan kepada gugus tugas. Hal serupa juga ditujukan bagi rumah ibadah berskala besar yang jemaahnya berasal dari luar kawasan.

Protokol kesehatan harus diterapakan dalam pembukaan kembali rumah ibadah seperti pembersihan, penyediaan alat cuci tangan, menjaga jarak, serta pemeriksaan suhu tubuh. Jemaah dengan suhu tubuh di atas 37,5 derajat celcius dengan dua kali pemeriksaan berjarak 5 menit dilarang memasuki area ibadah.

Jemaah juga diminta menghindari berdiam lama dan berkumpul di rumah ibadah selain ibadah wajib. Anak-anak dan orang lanjut usia juga dilarang beribadah di rumah ibadah karena rentan tertular.

“Surat Keterangan akan dicabut bila dalam perkembangannya timbul kasus penularan di lingkungan rumah ibadah tersebut atau ditemukan ketidaktaatan terhadap protokol yang telah ditetapkan,” jelas SE tersebut.

Dan untuk mengetahui isi lengkap dari SE Nomor 15 Tahun 2020, silakan download file .pdf di bawah ini:

SE-No.-15.

 

[*/MDG-09]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here