Pemerintah Batalkan Pemberangkatan Haji Tahun 2020

115
Menteri Agama RI Fachrul Razi dalam konferensi pers tentang Pembatalan Keberangkatan Haji tahun 2020. (yotutube/kemenag).

Jakarta, MEDGO SULUT – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama RI, secara resmi telah menyatakan tidak memberangkatkan Jama’ah Haji pada Tahun 1441 H/2020 M karena wabah corona masih melanda Indonesia dan Arab Saudi.

Menurut pihak Kemenag hal itu sudah dipertimbangkan dengan matang dan melalui serangkaian kajian dari berbagai aspek, untuk tidak memberangkatkan jama’ah haji.

“Tahun ini pemerintah Indonesia memutuskan belum memberangkatkan jama’ah untuk melakukan ibadah haji tahun ini, ” kata Fachru Razi Menteri Agama RI, saat melakukan konferensi pers, pada Selasa (02/06).

Mantan Wakil Panglima TNI itu mengatakan, pembatalan pemberangkatan jemaah haji berlaku bagi seluruh warga Indonesia, baik dari jemaah haji reguler maupun jemaah undangan.

Menag menambahkan jemaah haji reguler dan khusus yang telah melunasi pembayaran akan menjadi jemaah haji 2021 atau diberangkatkan tahun depan.

“Setoran akan disimpan dan dikelola terpisah oleh BPKH,” kunci Menag.

Dengan pembatalan ini, segala kegiatan yang telah berjalan terkait dengan ibadah haji di daerah tidak berlaku lagi. Karena pembatalan pemberangkatan ibadah haji ini. Selain itu jama’ah haji reguler sekitar 200 ribuan 17 ribuan jamaah haji khusus, harus menunda niatnya berangkat ke tanah suci pada tahun ini.

Padahal, Pemerintah Arab Saudi secara resmi belum mengumumkan tidak membuka ibadah haji, terkait dengan wabah pandemi corona (covid-19).

(MDG-09)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here