Resmi Dilaunching GSVL, Dirut PD Pasar: Pandu, Solusi Belanja Pasar Online dari Rumah

132

Manado, MEDGO SULUT – Bertepatan dengan dimulainya rekayasa penataan pasar tradisional di Kota Manado yang diawali di Pasar Pinasungkulan Karombasan pada Selasa (26/05/2020) kemarin Walikota Manado G.S. Vicky Lumentut me-launching aplikasi belanja online yang dilaksanakan di Pasar Pinasungkulan Karombasan

Aplikasi yang diberi nama Pandu ini, merupakan solusi pemberdayaan e-commerce untuk memfasilitasi belanja online bahan jualan di pasar tradisional. Aplikasi ini atas inisiasi PD Pasar Kota Manado.

Dalam sambutan pasca launching, Walikota Manado menegaskan inovasi-inovasi seperti aplikasi belanja online dapat menjadi salah satu solusi. Karena belanja online bukan hal yang baru bagi warga Kota Manado.

“Torang samua rata-rata sudah melakukannya baik untuk kebutuhan transportasi, belanja, memesan makanan, atau kebutuhan lainnya. Kalau belanja online dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar yaitu berbelanja bahan makanan untuk diolah, di masa pandemi Covid19 apalagi Pasar Pinasungkulan yang telah menjadi klaster, tentu ini merupakan solusi cerdas yang sekaligus menjadi terobosan untuk sektor ekonomi rumah tangga kita dapat bertahan dan terus bergerak,” papar Walikota GSVL.

Walikota Manado saat memasang stiker sosialisasi belanja online pasar dari rumah. /ist

Menurutnya, sejak pasien konfirmasi positif Covid19 di temukan berasal dari kalangan pedagang baik keliling maupun di lokasi tertentu di Pasar Pinasungkulan Karombasan, sejumlah warga yang rutin berbelanja ke pusat perdagangan yang sudah cukup berumur ini mulai menunjukkan keengganan.

“Ini adalah upaya Pemkot Manado untuk bagaimana menghadirkan solusi yang sama menguntungkan antara pedagang dan pembeli telah menjadi keniscayaan.

Sementara itu, Dirut PD Pasar Kota Manado, Stenly Suwuh menyatakan kegembiraannya dapat berkontribusi konkrit bagi perekonomian Kota Manado di masa Pandemi Covid-19.

“Aplikasi ini kami rancang melibatkan generasi muda lokal pengembang e commerce di Kota Manado. Kami juga mendapatkan arahan dari para stakeholder pemantau inflasi seperti Bank Indonesia dan pihak lainnya, teristimewa dukungan semangat dari Walikota Manado. Hari ini di tengah kesibukan beliau melakukan rekayasa penataan pasar, memberi perhatian khusus untuk launching aplikasi Pandu,” ujar Dirut Stenly.

“Kami berharap masyarakat mulai dapat menggunakan aplikasi ini. Inga jo, Pandu, Solusi Belanja Online Pasar dari rumah,” tambahnya.

Dirut PD Pasar Manado saat rekayasa Pasar Pinasungkulan. /ist

Setelah melaunching aplikasi, Walikota Manado GS Vicky Lumentut didampingi Kapolresta Manado AKBP Elvianus Laoli, dan Direktur PD Pasar Kota Manado, Stenly Suwuh melabeli stiker pada beberapa kendaraan sebagai sosialisasi aplikasi belanja online.

Michael Bintang dan Ivan, dua pengembang representasi generasi milienial yang mengembangkan aplikasi Pandu menjelaskan bahwa aplikasi ini dapat didownload di Playstore, dengan mengetik Pandu PD Pasar Manado, selanjutnya aplikasi dapat diinstall, dan siap digunakan untuk memesan belanjaan bahan dapur.

“Mari jo torang install dan manfaatkan aplikasi ini. Aman ba blanja bahan dapur online di Pasar Tradisional, Pandu Solusinya,” ujar keduanya.

(*/MDG-09)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here