Warga Gorontalo Blokade Jalan, Gegara Tak Bisa Shalat Tarwih Berjama’ah

112

Gorontalo, MEDGO SULUT – Pemberlakuan pelarangan shalat tarwih berjma’ah dimasjid, yang tak merata, membuat kesal warga dan memblokade jalan Mayor Dulah Kota Gorontlao.

Hal ini dilakukan oleh warga Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, pada Jumat (24/04), malam,  mereka ingin melaksanakan shalat tarwih bejama’ah di masjid, namun tak kesampaian,   alias tak diijinkan oleh pemerintah.

Padahal himbauan pemerintah agar masyarakat melaksanakan shalat Jumat diganti shalat lima waktu dan tarwih dan dilaksanakan dirumh saja,   untuk mencegah penyebaran virus corona (covid-19), namun masyakarakat ada saja yang belum paham. Himbauan pemerintah ini juga sejalan dengan fatwa MUI agar melalsanakan shalat tarwih di rumah masing -masing bersama keluarga,  secara berjama’ah.

Aksi blokade jalan warga semakin memuncak,  pasalnya, warga Talumolo ini kesal pemberlakuan pembatasan shalat, tak merata disemua masjid, sebab menurut mereka, masih ada masjid yang dibuka untuk shalat berjama’ah tarwih.

Memgungkapkan kekecewaanya, tak ada pilihan lain dengan memblokade jalan, pada Jumat (24/04), sembari berharap mereka dapat melaksanakan shalat tarwih berjama’h dimasjid Talumolo, Gorontalo.

Sampai berita ini dimuat, pihak kepolisian dan pemerintah stempat, sudah mengamankan situasinya,  sudah kbali kondusif.  Sementara Kepala Kecamatan Dumbo Raya Sumryadi Tone menyampaikan hal ini akan dibahas terkait pelaksanaan shalat berjama’ah tarwih dimasjid yang menuai polemik.  Namun sebagai pemerintah tentu tugasnya sebatas menyampaikan himbauan baik pemerintah dan MUI,  untuk disampaikan kepada masyarakat. (MDG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here